Follow Us @soratemplates

29 October 2011

The Ear

October 29, 2011 0 Comments
gue bukan mau bikin sekuel atau versi plesetan film horornya Jessica Alba yang The Eye ya. secara satu, gue amat sangat benci film horor. dua, gue merasa memlesetkan karya bangsa lain itu sama aja mempermalukan nama bangsa gue (ceileh). tiga, kalo gue mau jadi peran utamanya, jelas gue bakalan jadi bahan cemoohan mengingat gue dan Jessica Alba yang sama cuma sama-sama manusia doang.

so.....
gue cuma mau menceritakan sebuah kisah tentang seorang gadis item manis (oke, muntahlah) bernama Finta which is itu gue sendiri yang baru saja mengalami gangguan pada salah satu organ pancaindra bernama telinga alias kuping selama 3 hari.

Selasa, 25 Oktober 2011

gue baru nyampe rumah sekitar jam 6-an gitu. berasa badan lengket dan rambut lepek, gue pun memutuskan untuk mandi keramas. masuklah gue ke kamar mandi dan mandilah gue. lalu keramaslah gue. pas gue lagi asik-asik bilas shampo dari rambut gue, tiba-tiba ada air yang tak diundang masuk ke kuping kiri gue.

sontak. gue langsung heboh.

papak gue mengajari teknik kalo kemasukan air gue disarankan menambahkan air di kuping yang kemasukan air lalu memiringkannya sebentar terus dikeluarin, menurut teori dan pengalaman yang udah-udah, air akan keluar dan kuping akan plong.

tapi yang terjadi pada gue saat itu adalah.... air yang nyangkut makin banyak. gue makin budek.

lalu gue ingat saran yang dianjurkan mantan pembantu uti gue.
"dek kalo kupingnya kemasukan air, kamu lompat engklek (satu kaki) terus kepalamu dimiringin, sisi yang kemasukan air dibawah. nah terus kuping yang satunya, yang ga kemasukan air dipukul-pukul pake tangan. gitu terus sambil lompat-lompat."

dulu gue pernah mencoba, yah walopun keliatan kaya orang idiot tapi dulu kuping gue langsung kincling.

tapi yang terjadi pada gue saat itu adalah.... gue malah menjadi orang idiot yang kepleset, soalnya gue dengan idiotnya lompat di kamar mandi yang lantainya penuh air.

gue desperate. lalu memutuskan untuk segera menyelesaikan ritual mandi.

sekeluarnya gue dari kamar mandi, berbekal cotton but, gue mengorek-ngorek kuping gue. bukannya berhasil, kuping gue makin sakit. gue menyerah dan mengingat nasehat dari salah satu simbah gue yang berbunyi...
"udah kalo diapa-apain gabisa, dibiarin aja. lama-lama kan keluar sendiri airnya"

dan itulah akhirnya yang gue lakukan sepanjang malam.


Rabu, 26 Oktober 2011

gue bangun pagi dengan kuping yang asing. maksud gue, kuping sebelah kanan berfungsi dengan baik dan yang sebelah kiri gak niat idup. jadi ritual gue untuk membiarkannya ternyata gak sukses.

lebih ngeselin lagi adalah habis mandi pagi, kuping gue makin ganjen aja dia sama air. jadilah makin budek ini kuping -____________-

di sekolah.

Ega ngelawak, sekelas ketawa, gue diem bloon gak dong.
Tiwi melontarkan gosip, semua ber-wawwow ria dan melontarkan berbagai macam tanggapan, gue melongo dan bertanya "apa sih?"
Guru ngejelasin, gue berasa nonton film bisu.

gue desperate.

thanks to temen sebangku gue yang bernama Likun, yang dengan sabar mengulangi setiap kata-katanya tiap gue gak denger. dan atas jasa besarnya mau ngulangin kata-kata orang-orang yang berbicara dan gue ga denger. emang Likun adalah pahlawan dunia. sini gue kasih ciuuuums :*

gue harus melakukan suatu tindakan. sebelum gue budek beneran. sebelum Likun bosen jadi temen sebangku gue. GUE HARUS BERTINDAK!!

gue pun memutuskan untuk.................. Ear Candle.

kenapa Ear Candle? kenapa bukan THT?

satu, gue membayangkan gadis unyu macam gue harus menghadapi hiruk pikuk riuh ramai rumah sakit sendirian........ ntar kalo gue ilang gimana? ntar kalo cleaning servisnya ngirain gue personel mereka yang hilang dan terus membawa gue ke kantor CS dan memasangkan seragam CS dengan paksa dan menyuruh gue ngepel koridor rumah sakit gimana? (oke ini lebay)

dua, pada dasarnya gue emang mengimpikan saat saat dimana gue bisa punya dialog unyu sama papak gue begini...

finta: pak minta uang dooooong
papak: buat apa?
finta: ke salooooon
papak: ngapain?
finta: ear candle. kupingku kan kotor
papak: kok gak THT?
finta: (muka licik) kan lebih murah ear candle. lagian enak katanya.
papak: (yang gak ngerti apa itu ear candle) yaudah berapa? (buka dompet)
finta: (ketawa setan)

intinya gue punya alasan untuk nyalon dan dibayarin :B

sepulang sekolah, sebelum les, gue ditemani Faida berangkatlah ke salah satu salon elit di jogja. gue dengan tujuan utama gue yaitu ear candle dan Faida potong rambut.

singkat cerita, gue ear candle. well, it works. kuping gue bersih. sempet lega karena airnya keluar. tapi..... kesenangan itu cuma terjadi 5-10 menitan. menit-menit berikutnya, kuping gue kembali budek dan berdengung. gue nangis dipojokan.

ini tidak beres.

Rp 35.000 melayang percuma. kayaknya gue kualat sama papak gue.


Kamis, 27 Oktober 2011


hidup gue makin hina.

gue harus sembuh.

gue bertekad gak akan jadi anak sok gaul lagi dan akan ke THT dengan manis.

maka sepulang sekolah, which is jam 6-an, gue langsung menuju kamar kakak sepupu gue, Kak Runi.

finta: kak, sibuk?
kakak: kenapa fin?
finta: anterin ke THT dong kak di apotek *piiiiiip*
kakak: oke. jam berapa?
finta: jam 7-an.
kakak: sip.

dan ternyata, gue ketiduran dari jam setengah 7 dan baru kebangun jam 10 malem. -_____________-


Jumat, 28 Oktober 2011

gue mulai terbiasa mendengar dengan satu kuping. tapi tekad gue untuk menjadi manusia normal dengan 2 kuping tetap kuat. jadi jam 7 malem, gue ke apotek *piiiiiiiiiiip* itu. sendirian. soalnya kakak ada ujian di tempat les-nya.

dengan ndembik gue datang ke itu apotek. daftar. dan mengantri.
sampai akhirnya gue dipanggil.

gue masuk ke ruangan dokternya. DOKTERNYA MUDA GANTENG!! *nari streaptease*

oke... kembali ke topik.

dokter: kenapa mbak
finta: ini dok, kayaknya kuping saya kotor deh. kemaren kemasukan aer blalalalalaaaa.....
dokter: mbaknya lagi batuk apa pilek?
finta: nggak
dokter: oh ya, sini saya liat dulu.

dan yang terjadi adalah dokter ini mengorek-ngorek kuping gue. kalo sakit gue disuruh bilang. oke, gue gak bilang gue kalo gue kesakitan. gue cuma meringis. tapi dokter ini sungguh ganteng dan mengerti, jadi dia bertanya "sakit ya mbak?" gue hehahehe aja. lalu dia menyemprotkan cairan ke kuping gue. sambil nunggu itu cairan masuk dan meresap, si dokter ganteng menyiapkan alat yang bunyinya zrrrrrrrrrrrrrrrrt gitu. ngeri. gue merem.

singkat cerita. dengan perjuangan. sampe perut gue mules. akhirnya. makhluk laknat bernama kotoran kuping. oke biar lebih heboh KOTORAN KUPING itu. yang dosanya amat sangat besar karena telah menyurupi kuping tak berdosa gue. akhirnya. keluar juga.

plong.

gue merasa lahir kembali.

gue bersorak. nari india. dan dokternya ndomblong. (nggaklah)

mau tau kotoran itu seberapa? segede kerikil. berwarna hitam. warna dosa. serius. serem. you dont want to see that.

berkat kegantengan dokter itu, kotoran kuping gue yang ganjen itu mau keluar juga. makasih pak dokter :*


Sabtu, 29 Oktober 2011

seperti biasa, pulang sekolah, gue ke kelas sahabat-sahabat gue, XII IA 4. dan dengan sangat meriah dan suara menggelegar, gue mengumumkan kabar gembira bahwa kuping gue udah gak budek lagi.

dan mamat berkata

"kayaknya budekmu itu karma deh fin. biar kamu tau aja rasanya budek itu nggak enak. soalnya kamu tiap hari bikin orang budek gara-gara suaramu. kayaknya Allah berharap kamu insap dan ternyata...... gagal"


gue meringis.




pesan moral:
1. rajinlah bersihin kuping.
2. jangan suka nyari kesempatan dalam kesempitan. THT mah THT aja gausah sok gaul ear candle segala.
3. kalo kepaksanya ke THT, carilah dokter yang ganteng ;)




26 October 2011

Things I Miss

October 26, 2011 0 Comments
i really miss those "how was your day" thing when i got back from school.

i really miss the tea time before our maghrib prayer.

i really miss the family gathering thing on weekdays.

i really miss being scolded when i do something wrong.

i really miss the time when my mom helped me pick out an outfit when I'm confused.

i really
miss when my mother and sister made a fuss because I did not get up from my sleep
i really miss when my mother and sister made fun of me because there was a male friend who came to the house

i really miss the noise that happened when my father and my sister fought for chocolate or ice cream, or when the four of us fought for mangoes.

i really miss all of my mother's dishes

i really
miss during a fight with my sister because no one wants to wash the dishes.







now,

when from
morning till night all the things I do myself
when there is no longer "hai" when i get home

i feel like....

i have no family :""(


21 October 2011

Foto Lama

October 21, 2011 0 Comments
(this post is dedicated to my beloved kakung)

hari ini sepulang sekolah, aku langsung ke kamar uti ku. uti dengan bangga langsung nunjukin hasil kerja keras beliau sesiangan tadi.

"iki lho nduk aku mau bar resik-resik kamar kerja ne kakung mu njuk entuk slide karo foto sak mene iki"
(translate: ini lho nak, aku tadi habis bersih-bersih kamar kerja kakungmu terus dapet slide sama foto segini)
kata uti sambil nunjuk 3 kresek gede berisi slide-slide dan foto-foto karya almarhum kakung jaman dahulu kala.

"ya ampun ti, masih ada? kayaknya kemaren udah banyak to yang di bakar?" kata aku sambil ngamatin slide-slide itu

"lha iyo iki makane arep tak obong bar iki" (translate: lha iya makanya itu habis ini mau saya bakar) kata uti mantep.

"yah kok dibakar lagi ti? sayang e ti masih bagus-bagus banget"

"lha yo emange arep nggo opo? nek kakung mbiyen kan nggo mulang, lha nek saiki kan wis ra kanggo" (translate: lah emangnya mau buat apa? kalo kakung dulu kan buat ngajar, lha sekarang kan udah nggak kepake)

yah dan begitulah. setelah ada seorang pakde yang berkompromi, uti pun setuju untuk dipilah-pilah dulu sebelum acara pembakaran.

almarhum kakung ku adalah seseorang yang suka banget fotografi. kamera model apaaaa aja kakung punya. seriusan, dari yang juadul sampe slr, semua punya. dan kalo mau tau, foto hasil karya kakungku tu buanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaak buanget. kayak di setiap event yang ada beliaunya tu pasti ada bukti sejarahnya berupa foto. juga kalo ada sesuatu yang menarik perhatian kakung, jepret jadilah foto.

sepeninggal kakung, yang namanya foto segitu banyak, karena menurut uti nggak ada gunanya, dibakarlah. ya gak semua sih. masih dipilihin. tapi dipilihin juga tetep buanyak. bukan karena apa, ya emang karena gak ada gunanya dan ngabis-ngabisin tempat aja menurut uti nyimpen-nyimpen foto jadul bergambar bunga liar dan sejenisnya.


inilah beberapa calon foto yang nasibya diujung tanduk


ini adalah slide-slide. ini ada fotonya dan biasa buat bahan kalo kakung ngajar. slide-slide ini juga ajalnya sudah ditentukan.


berikut adalah beberapa hasil jepretan kakung yang menurutku keren


ini entah plengkung gading atau plengkung wijilan dan foto ini juga entah diambil taun brapa. liat, jalanya masih tanah dan kendaraan yang lewat berupa sepeda dan gerobak yang ditarik sama kebo. betapa unyunya :3


ini kantor pos besar yang di malioboro itu. diambil dari utara. liat itu juga jalan isinya sepeda sama andong. liat betapa debunya kemebul kemana-mana. dan ada pertamina didepan kantor pos. ternyata jaman dulu pertaminanya kayak kotak pos gitu ya dipinggir jalan. betapa unyunya :3


ini adalah alun-alun utara. dari sini jaman dulu kita bisa keliatan masjid agung yang dialun-alun selatan. kalo sekarang mah, yang keliatan genteng-genteng rumah orang. -______-


ini pojok beteng. dari dulu sampe sekarang tak pernah berubah (kecuali cat-nya) :3

tuhkan untung banget punya kakung suka foto, jadi aku sebagai cucu bisa punya bukti sejarah yang konkret kayak gimana sih jogja dulu kala.

fyi, aku juga pengen kasih liat wajahnya kakungku. laki-laki paling hebat yang pernah aku temuin di dunia ini. namanya adalah Prof. Soedarso Sp. M.A. (he is the reason why there's 'Sudar' in my name)


ini kakung waktu umur 40-an


ini kakung beberapa bulan sebelum meninggal.

kakung adalah orang yang sangat berbakat. selain fotografi, beliau bisa nulis. pernah nerbitin 3 buku. bisa ngelukis juga. bisa ndalang. public speakingnya bagus. seorang pengajar dan seniman sejati.

dalam kehidupan, kakung juga orang yang sangat friendly, menghargai orang lain, demokratis, penyayang, perhatian, dan dicintai banyak orang.

sayang, bakatnya gak nurun ke aku. aku gak tau punya bakat apa. tapi yang aku tau, aku punya kemampuan buat bikin orang-orang yang aku sayang dan menyayangi aku, pergi dari aku.
#eyaaaaaaaaa

sebelum curcol dan sampe mana-mana, mari kita sudahi posting ini.

last words,

i miss you soooooooooo much, kakung :')


14 October 2011

Antara Berat Badan dan Move On

October 14, 2011 0 Comments
suatu hari jam 7 malem, aku dan mamat melakukan percakapan via sms..

finta : ..... jadi ke gale mat?
mamat : jadiiii :B elu jadinya kemana?
finta : ke kamar gue dong :B
mamat : njuk mojok sambil ndengerin lagu galau?
finta : bukan we :p njuk nggerus begitu liat di atas kasur ada *piiiiiiiiip* yang kembaran sama *piiiiiiiiip*. njuk terus aku ke dapur, makanan di dapur tak abisin semua kayak kuli.
mamat : bagus ya lu kalo galau, paling nggak bisa gede...
finta : iya dong kan semua ada sisi positifnya. :B lu kalo galau nge-pump, gue kalo galau makan. sungguh kombinasi sempurna membentuk badan ideal :p
mamat : hwkakakakak aseeemmmm. move on itu sesusah itu ya ternyata? :p
finta : sesusah naikin atau nurunin berat badan. hahahahahahahha

Galau yang Lumayan Elit

October 14, 2011 0 Comments
aku kangen.
kangen masa-masa SMA yang bener-bener masa-masa SMA. (sumpah deh ya berasa tua gimana gitu nulis beginian -___________-)

nggak. aku masih secara amat sangat resmi terdaftar sebagai siswi SMA nan unyu. tiap hari masih terbalut seragam sakral berwarna putih abu-abu (kalo boleh jujur, menurutku itu warnanya biru muda, bukan abu-abu).

tapi sumpah. feeling sebagai anak SMA itu kaya udah nguap dibarengi dengan naiknya status bernama KELAS XII.

yang aku tau ya, masa SMA itu indah seindah-indahnya idup. terkenang banget dulu pas kelas 10 aku dan temen kriminil sejatiku si Astri tiap kita betmut ato males tu mesti mbolos. dan hebatnya, betmut ato males itu melandanya minimal sehari sekali. ya jadi bisa dibayangin aja berapa kali deh kita mbolos dalam kurun waktu setaun? tak terhingga.

terus dulu ya, yang namanya bel masuk itu kan jam 07.15, tau nggak aku berangkat dari rumah jam brapa? jam 07.14. hehehe. jangan dipikir jarak rumah ke sekolah tu sekedipan mata ya, jarak rumah ke sekolahku tu kurang lebih 10 km. jadi ya bisa dibayangin aja aku telat berapa menit. dan itu bisa kayak gitu TIAP HARI. sumpah. nantang abis.

terus kalo pas dikelas, jangan dibayangin deh ya kita (aku-astri) bakalan dengerin celotehan itu para guru. tau yang kita lakuin? webcam-an. aku inget banget diliatin guru gara-gara dia heran liat mukaku sama astri merat-merot manyun-manyun kesana kemari.

terus kalo ulangan, wah nilainya sekelas bisa sama semua gitu deeeh :B

naik kelas dua, kan mulai ada pendalaman materi tu tiap pagi. selama satu semester, kayaknya aku berangkat PM cuma 5-7 kali deh. padahal tiap kita nggak masuk PM itu seharga 1 buah poin. :B

PR. yang namanya guru ngasih PR ya, selama kelas 10-11 ini, dari 10 PR, paling yang aku kerjain sendiri ya cuma 3. sisanya kalo gak copy-paste punya temen ya udah dengan santainya aja gitu nggak usah ngerjain.

itu baru yang rutinitas sehari-hari ya, belom tambah kebandelanku yang lain dan yang udah sampe terlupakan. sumpah masa SMA jaman kelas 10-11 itu sama dengan surga. sumpah gak kerasa. rasanya breaking the rules itu keren. school is cool. dan tujuan sekolah itu ya emang buat main aja. ketemu temen gitu.

dan aku naik kelas ke kelas 12 mengantongi poin sejumlah 50 brapaaaa gitu. betapa hebat saya menyembunyikan kenakalan saya dari sergapan para guru.

naik ke kelas 12.
pikiran mulai isinya UNAS UNAS UNAS. SNMPTN SNMPTN SNMPTN. MASA DEPAAAAN!!!

mbolos, nggak ngerjain tugas, nggak belajar sama sekali, webcam-an sepanjang waktu, nelat, nggak pm..... mau cari poin? mau nggak boleh ikut UNAS? mau nggak bisa nggarap? mau nggak lulus? mau nggak bisa SNMPTN? mau cari mati?

hah. hidup tiba-tiba jadi gak sante gara-gara menyandang beratnya status kelas 12. SMA rasanya jadi sekolah banget aja. ya emang dari dulu SMA itu emang sekolah sih ya, tapi kan yaaaaaaaa....... MEN! SMA men SMA!!! sekolah itu cuma formalitas. yang penting ketemu temen. yang penting bisa bergaul. biar bisa main. biar dikasih duit saku yang ujung-ujungnya buat main juga.

gemerlap hidup SMA telah terenggut. menjadikanku pelajar sejati yang tiap hari terlibat acara mbojo dengan rumus matematika dan kolom-kolom debet kredit juga teori interaksi desa-kota.

bukan dijadiin beban kok, cuma tanggung jawab dan sebuah perjuangan hidup aja.

semoga deh dengan meredupkan kerlap-kerlip cahaya SMA, cahaya masa depanku bisa bersinar dengan cerah. amiiiiiiiiiiiiin.

terus sekarang tiba-tiba jadi mikir. aku yang masih anak SMA aja bisa-bisanya kangen sama masa SMA, gimana besok kalo udah lulus?


11 October 2011

Kata yang Punya Blog

October 11, 2011 0 Comments
suka terharu gitu deh kalo ada yang bilang

"fin, aku suka baca blogmu lho"

"fin blognya dah mati ya?"

"postinganmu yang baru kok gak ada e?"

"fin postinganmu ra mutu tenan"
"ning yo tetep tok woco to? "
"iyo sih hehehe"

"ayo fin posting lagi. aku tiap mbuka og mung kuwi-kuwi wae"

"hayoooo aku habis baca blogmu lho fin. kamu ............ ya?"


awawawawawaaaaa
sumpah bahagia banget! berasa diperhatiin orang. berasa berasa berasa............ pokoknya berasa! (opo lho fin)

tenang kawan, fintakaruan belom mati. TIDAK AKAN mati. cuma ini authornya lagi out of idea alias buntet. selain itu juga lagi sibuk dan, jadi beneran deh kegiatan blogging ini agak terbengkalai. since, aku udah kelas 3. frekuensi buat mainan blog harus di cut demi menguasai cara masukin duit ke kolom debet atau kredit dan bikin jurnal penyesuaian (mabuk administrasi)

nanti deh ya, kalo aku ada ide dan gak sibuk, aku bakal bagi-bagi cerita lagi. okay.. #prayforfinta

hmmm ya yaudah ya..

last but not least,
keep checking :)

09 October 2011

Buat Kamu, Iya Kamu.

October 09, 2011 0 Comments
sekali ini aja aku nggak ingin peduli bahwa pembaca blog ini banyak. sekali ini aku nggak ingin peduli bahwa aku harus hati-hati dalam menulis. aku nggak ingin peduli bahwa mungkin aja orang-orang yang nggak aku harapkan baca blog ini bakalan baca. hey, udah kepalang basah. blog ini udah meroket dengan ketinggian yang gak aku kira.

kamu, iya kamu. kamu yang udah bikin aku lupa bahwa aku pernah ngerasain bahagia waktu aku menyayangi kamu. kamu yang nggak ngerasa bahwa setiap aku deket kamu, denger suara kamu, rasanya kayak nelen narkoba, semua pait kehidupan bisa ketarik menguap kelangit. kamu yang nggak akan ngerti.

kamu, iya kamu. kamu yang secara tidak sadar menyakiti aku.

kamu, iya kamu. kamu yang aku harap bisa hilang dan nggak tambah ngerecokin aku dengan masalahku yang udah cukup bikin aku males hidup. kamu yang aku hapus dengan paksa dari hidupku dan BUKANNYA memoriku atau bahkan hidupku.

kamu, iya kamu. kamu yang aku ingat saat cinta lain mengetuk pintu hatiku. kamu yang aku harapkan waktu ada lengan lain yang merangkul aku.

kamu, iya kamu. kamu yang aku pikirkan saat dunia jahat sama aku. kamu yang aku bayangkan menyeka air mataku setiap aku nangis. kamu yang aku pikirkan saat aku butuh berbagi. kamu yang aku tampik setiap aku butuh sandaran, ya karena aku nggak mau ketergantungan sama kamu.

kamu, iya kamu. kamu yang aku butuhkan. kamu yang aku jahati. kamu yang udah biasa tanpa aku. kamu yang berharap aku menyesal karena menjahati kamu.

kamu, iya kamu. kamu harus tahu bahwa aku tidak menyesal. kamu yang menurutku harus tahu bahwa itu masih menjadi pemecahan terbaik yang bisa aku pikirkan. kamu juga harus tahu, bahwa diujung ketidakwarasanku akhirnya aku menurunkan keegoisanku untuk meruntuhkan tembok berlin yang menjulang antara kita, tembok berlin yang aku ciptakan... karena aku memang butuh kamu.

kamu, iya kamu. kamu yang jadi chargerku. kamu yang bikin aku setiap kali nggak sengaja senyum setiap liat penampakanmu. kamu yang tidak tahu bahwa aku berusaha sekuat mungkin mengacuhkanmu.

kamu, iya kamu. kamu yang nggak tahu bahwa aku selalu bisa menangkap ekspresimu. kamu yang nggak tahu bahwa aku sangat ingin kamu berbagi duka dan senengmu sama aku.

kamu, iya kamu. kamu yang tidak merasakan hal yang sama buat aku.

kamu, iya kamu. aku ingin kamu menjawab pertanyaanku, "apa yang harus aku pilih saat menyukaimu atau membencimu adalah duka buat aku?"



nb: hey kamu, iya kamu. aku jujurkan sekarang? aku harap kamu juga jujur kalau udah baca ini ;)


SAF#5, i love you full :*

October 09, 2011 0 Comments



SAF #5
SPECTAFIVE

walaupun aku nggak bisa nikmatin acara sama sekali
walaupun aku harus mondar-mandir kesana kemari nyari si ini nyari si itu nyari ini nyari itu
walaupun harus deg-degan setengah mati waktu pengisi acara gak bisa masuk
walaupun harus dimarain sama braddasouljah sama monsterjackers
walaupun aku dibentakbentak polisi
walaupun senam jantung pas polisinya mau njabut kabel
walaupun harus muter otak gimana caranya ngulur waktu sampe pengisi acara bisa masuk spot
walaupun harus ngerasain pengen mati waktu dikiranya alatnya captain jack ilang
walaupun harus ngerasa bersalah dan gak enak waktu disambatin para LO
walaupun acaranya sempet rusuh
walaupun acaranya sampe makan korban jari
walaupun acara sampe dihentiin segala
walaupun banyak komen negatif bertebaran
walaupun foto yang bisa ku ambil pas acara cuma ini...

photos taken by Fauzi Mizan


walaupun walaupun walaupun...........

tapi sumpah aku bangga setengah mati
bangga bisa make seragam panitia SAF#5
bangga pas liat jajaran anak-anak pake seragam dan co-card SAF#5
bangga bisa megang HT :B
bangga liat dekor dan konsep yang WOW
bangga liat anak-anak bersatu padu demi acara ini
bangga liat acaranya ruamee bgt
bahkan kericuhan yang buat aku itu nyeremin dan bikin panik itu adalah suatu kebanggaan tersendiri
bangga liat pensi SMADA jadi omongan
bangga bahwa acara itu adalah hasil karya kami, SMADA 012
bangga bahwa acara yang amat sangat spektakuler itu adalah hasil persembahan terakhir angkatan 012 buat SMADA tercinta

aku seneeeeeeeeeeeng buanget jadi bagian dari acara itu
dan yang jelas, aku seneeeeeeeeeeeng dan buaaaaaaaaangggaaaaa banget sama SMADA 012

aku tau acara itu emang nggak sempurna, banyak miss disana-sini
buat yang ngerasa dirugiin, aku atas nama panitia juga minta maaf yang sebesar-besarnya. semoga hal ini bisa jadi pembelajaran buat semua pihak.

terlepas dari itu
menurutku acara SAF#5 SPECTAFIVE itu sukses.
aku nggak peduli sama pihak-pihak yg nyerca acara itu, yang nggak ngehargain kerja keras panitia..
rasa puas, bangga, seneng, dan bersyukur acara itu bisa terselenggara...
menurutku kesuksesan itu diukur dari situ :)

dan waktu aku bangun pagi ini, rasanya aku pengen banget balik ke hari kemaren lagi, Sabtu, 8 Oktober 2011