Follow Us @soratemplates

27 April 2012

Makan Itu!

April 27, 2012
kalau kamu bertanya. aku ada dimana. 

aku ada. dalam pasukan serdadu pemberontak. 

sebuah kesalahan besar. membiarkan aku menajadi bertanya.

tentang siapa yang ada. dan siapa yang tidak. 

tentang siapa yang harus menjaga. dan siapa yang dijaga. 

egoku rakus. karena terus disuapi kecewa. terus menerus. 

biar saja. seeperti katamu. waktu ini milikku. 

makan itu!



Photobucket

26 April 2012

SeGoReMpelo di Solo

April 26, 2012
well, Sabtu, 21 April 2012, SGRM mbolang ke Solo. 

aduh, kalo mau diceritain, panjang setengah mati. dari yang ketinggalan kereta gara-gara Sasa mbangkong, sampe yang di Purwosari bingung gara-gara kunci Revo gue masi nggantung di motor yang notabene di Jogja... pokok e edan. 

and i feel really glad, because we were complete. ber-enam. pokoknya indah. 
                                
tapi karena gue agak males mau ceritah, yaudah, nih photostory ajah.

at first, rencananya kita mau naik kereta ke-dua, berangkat jam 06.45. udah kemrungsung gak karuan, sampe sana, pukul 06.30, diketahui Sasa belom bangun. -___- 
yaudah, sebagai teman yg super unyu, kami nunggu.





setibanya sasa di stasiun tugu yogyakarta. 

nunggu kereta berikutnya. jam 09.30

mau naik kereta

prameks 



stasiun Purwosari, Solo. saat itu disadari kunci Revo ketinggalan di motor. which is di Jogja. riwuh pun tak bisa dihindarkan. problem solved gara-gara wismayanti ginasari. thank you a bunch dear :*

teamlo citywalk Jl. Slamet Riyadi, Solo


citywalk Jl. Slamet Riyadi, Solo

Solo Grand Mall, numpang sholat.



halte Batik Solo Trans



Batik Solo Trans



patung Slamet Riyadi, Solo


Alun-Alun Kraton Surakarta






Kraton Surakarta

Masjid Ageng Surakarta


kembali ke Purwosari, nunggu prameks yang akan membawa kita pulang yang datangnya pukul 17.45



Ini Trip sesungguhnya membuahkan buanyaaaaak sekali poto. tapi berhubung daripada blog gue jadi lemot gara-gara tak posting semua, ya udahlah seginih ajah. yang penting udah mewakili betapa bahagianya perjalanan kami. perjalanan kami, berenam :)



Photobucket

23 April 2012

Tragedi UNAS

April 23, 2012
jadi actually its already late to tell kalo gue sudah beres dengan urusan unas. (salahin bapak yang nggak mau ngisi pulsa modem). tapi karena gue bercita-cita suatu hari dikala gue sudah dewasa nanti akan me-re-read postingan di blog tercintah ini, jadi berasa penting gitu untuk nulis masalah unas yang udah terlampau jauh lewatnya ini.

gimana ya?

well, pertama-tama, SIAPA SIH YANG BILANG KALO UNAS ITU BAKALAN LEBIH GAMPANG DARIPADA TPHBS, HAH????? 

*tariknapas...hembuskan*

hhhhh. yah untung gue nggak inget siapa pencetus teori itu, kalo inget, udah tak datengin rumahnya, tak liat ganteng apa nggak, kalo ganteng tak pacarin, kalo nggak ganteng tak sate!

karena nggak tau gue yang bego atau emang soalnya yang susah, pada kenyataanya, soal UNAS itu sungguh nranyak. 

oke, kayaknya gue kualat.

seminggu sebelum UNAS gue hobi sekali meracau begini, "Aih, ini udah mau UNAS ya? tapi kenapa ya kok nggak berasa mau UNAS gini? kok nggak ada feel-nya gitu ya?"

tapi berooooo, emang rasanya tuh gitu. nggak berasa. kurang greget gitu. beda sama waktu mau UNAS SD atau SMP dulu. yah mungkin dipengaruhin faktor bahwa UNAS SMA tu gak buat nentuin masa depan sekolah dimana kaya dulu. 

yah begitulah. H-1 menit UNAS itulah saat terakhir dimana gue bisa menyepelekan UNAS. pas gue masuk ruang dan membaca soal-soal bahasa indonesia, gue berasa mau mati di tempat. S-U-S-A-H!!! lebih susah dari TPHBS!!! kampret.

sekeluarnya dari ruangan, dengan muka kusut gue berkata dalam hati, "maaf kan hamba Ya Allah, telah menyepelekan...."  (T^T)

jadi begitulah, gue berhenti menyepelekan UNAS. dan UNAS tetap berjalan kampret. yang terkampret adalah ekonomi. gue rasa yang bikin soal gak baca SKL. sumpah. pokoknya rese. kalo pelajaran lain gue keluar ruangan pengen mati, kalo pas ekonomi gue pengen mati terus dilayatin sama shahrukh khan *ihik ihik :B*. yah pokoknya gitulah. 

tapi nggak semuanya bikin gue pengen mampus sih. out of expectation, gue bisa dengan lancar mengerjakan matematika. ini aneh. mencurigakan. binti bikin galau. kenapa? have you ever think kalo its totally strange when you can do something yang biasanya lu ga bisa kerjain lancar-ly? itu aneh. prasangka buruk gue yang amit-amit jangan sampe terjadi adalah gue ngebunderin jawaban yg jebakan. ah naudzubillahhiminzalik lah! jangaaaaaaaan!!!! hahhuhhahhuh

oke seolah masalah UNAS gak cukup bikin gue galau, masalah kedua yang nggak kalah beratnya dan absolutely bikin galau di hari-hari UNAS adalah pertanyaan dari keluarga. papak, imuk, uti, pakdhe, budhe, adek semuanya nanya satu pertanyaan yang sama seolah mereka udah ngadain konfrensi nanyain finta sebelumnya. pertanyaan resek itu tak lain dan tak bukan adalah..... "UNAS-nya gimana, Fin?"

selalu ada hening sesaat setiap gue mau jawab pertanyaan itu. GUE HARUS JAWAB GEMANAAAAAAAHHHHHH??????? *makan meja*

masa iya gue jawab dengan jujur, "Papak, imuk, uti, pakdhe, budhe, adek yang teramat sangat finta sayangi, finta tadi mau mati waktu di dalem ruangan UNAS. berharap ada peri dateng bawa pacar, eh bukan, bawa jawaban buat finta, tapi ternyata yang dateng malah pak prayit bawa perut buncitnya. maafkan finta ya papak, imuk, uti, pakdhe, budhe, adek. finta merasa gagal menjadi anak, cucu, keponakan, dan kakak...," 

nggak! selain gue gengsi ngaku kalo gue bego, gue nggak akan tega mengecewakan mereka setelak itu. gue gini-gini masih punya hati.

jadi gue jawab setiap pertanyaan dengan diawali nyengir lalu berkata, "Ya... UNASnya emang lebih susah dari TPHBSnya tapi InsyaAllah finta bisa ngerjain kok papak, imuk, uti, pakdhe, budhe, adek. InsyaAllah kalo lulus bisa, doain yah :) "

sangat diplomatis dan tidak meyakinkan. 

ya sudahlah. UNAS sudah terjadi. tak ada yang bisa dilakukan dan dirubah lagi. tapi gue mengerjakan dengan jujur. semoga barokah dan diberi kesuksesan. amiiiiiiiiiiiiiin. 

over all, gue percaya bahwa Allah Maha Adil.



Photobucket

10 April 2012

Pengharapan Terbuka

April 10, 2012
buat kamu seseorang yang ideologinya (kayaknya) udah ganti dan terombang-ambing

ngapain kamu jengkang-jengking sholat kalo udah gak percaya lagi sama Allah???

tak kasih tau ya, aku masih pengen percaya sama kamu. aku masih berharap kamu masih punya sedikiiiiiiit aja prinsip hidupmu yang biasanya kamu pegang teguh. 

perang itu cuma sekali. dan seluruh perbekalan yang kamu siapin itu cuma akan jadi sia-sia kalo kamu nggak yakin. aku percaya bahwa kalo kamu yakin, keyakinanmu akan membawa kamu kepada kemenangan walaupun darahmu harus habis. 

tolong percaya. yakin sama apa yang benar. jangan nodai kata 'perjuangan'. karena sesungguhnya aku percaya kamu pasti bisa.

kalo aku aja percaya masa kamu nggak percaya?

sincerely,
orang yang sangat  ingin melihat sisi baikmu
 yang kayaknya tinggal dikit banget.

Photobucket

05 April 2012

Kepada Waktu

April 05, 2012
Waktu,
aku tidak takut terluka. tapi nanti kalau kamu sudah bisa menghapus luka itu, jangan beri aku yang baru di tempat yang sama. aku sudah terlalu bosan terluka lalu membersihkan dan memberi obat merah di tempat yang itu-itu saja. kamu tahu sudah seperti apa bentuknya? tidak beraturan. sudah harus diamputasi.

Waktu,
aku bukan pendendam. tapi nanti kalau kamu memelintirkan hatiku lagi, jangan membuatnya buta. aku sudah kapok memaklumi manusia bertopeng kata-kata manis yang bisanya hanya memanfaatkan kasih sayang untuk mencapai egonya sebagai makhluk superior. atau bajingan?

Waktu,
aku bukan orang yang pantang menyerah. tapi nanti kalau kamu menemukan aku mengusahakan sesuatu yang percuma, jangan beri aku kesempatan. aku sudah terlalu membuang waktu dengan menyatukan dua bahasa yang berbeda. kamu tahu akhirnya apa? aku menjadi gagu.

Waktu,
aku tidak cengeng. tapi nanti kalau air mataku menetes untuk membersihkan dosa pembunuhku, setelah kering, jangan biarkan basah lagi. aku takut air yang terlalu banyak akan menyuburkannya dan menambah energinya untuk menghancurkan aku. lagi. dan lagi. dan lagi.

Waktu,
aku bukan orang paling suci. tapi aku ingin mendoakan dia semoga Tuhan memberikannya 1000 hati. karena ternyata tubuhnya tidak mau memfungsikan hatinya jika hanya satu. semoga dengan tambahan 999, ia bisa mengerti bahwa berbohong, sok polos, dan menyakiti perasaan orang lain itu bukan perbuatan terpuji.

Tapi waktu,
menghuni labirin rumit sekian lama untuk menemukan sebuah jalan pulang pada nalar,
...

...

...

aku tidak menyesal.


Photobucket